Bogor.mediasaber.com. Sikap tertutup Kepala Desa Cibeuteng Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan awak media. Kepala Desa Asep bersama Sekretaris Desa (Sekdes) dinilai sulit ditemui saat ingin di konfirmasi terkait penggunaan Dana Desa serta pembangunan Kantor Desa, yang kini tengah menjadi perbincangan di kalangan insan pers.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Desa berulang kali tidak membuahkan hasil. Kepala Desa maupun Sekdes tidak berada di kantor Desa, bahkan ketika dihubungi melalui sambungan telepon dan WhatsApp, tidak ada respons.
Sikap bungkam tersebut dinilai tidak bijak dan mencerminkan kurangnya keterbukaan pejabat publik terhadap fungsi kontrol sosial yang dijalankan media.
Seorang warga Desa Cibeuteng Muara yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kepada awak media bahwa kepala Desa dan Sekdes memang jarang berada di kantor.
“Kades dan Sekdes memang susah ditemui karena jarang ngantor,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Warga tersebut juga menilai, sebagai pejabat publik, Kepala Desa dan Sekretaris Desa seharusnya memiliki dedikasi tinggi serta bersikap transparan kepada masyarakat dan media.
“Kalau memang tidak ada masalah, seharusnya terbuka agar tidak menimbulkan pikiran negatif terhadap Pemerintahan Desa,” tambahnya
Sikap tertutup ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan awak media dan Patut diduga ada yang di tutupi.
Pasalnya, setiap kali wartawan hendak bersilaturahmi sekaligus menjalankan tugas jurnalistik, selalu gagal bertemu dengan Kepala Desa maupun Sekdes.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa Kepala Desa Cibeuteng Muara bersikap “alergi terhadap wartawan” dan sengaja menghindari konfirmasi, terutama terkait pengelolaan dan penggunaan anggaran Dana Desa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Cibeuteng Muara belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi.
(Tim/Red)












