Bogor.mediasaber.com. Ketua DPC LSM Perkasa Kabupaten Bogor menyikapi pemberitaan mengenai jalan yang rusak dan berlubang di Jalan Menteng Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor yang mengakibatkan Mobil truck terbalik dengan mendatangi kantor UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Jonggol.(25/2/26).

Namun setelah di kantor UPT tidak ada yang bisa ditemui karena kantor tersebut dalam keadaan kosong, kemudian kami bertemu dengan salah seorang yang berada di kantor tersebut dan bertanya kemana Kepala UPT, namun orang yang tidak mau di sebutkan namanya ini menjawab, “Kepala UPT tidak pernah berkantor”.
Jawaban tersebut menjadi sangat ironis jika memang benar Kepala UPT tidak pernah berkantor bagaimana dia mengatur anak buah nya.
Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya menjadi contoh dan suri tauladan bagi anak buahnya tetapi kelakuan Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah Jonggol berbalik 180 derajat.
Sebagai Kepala UPT seharusnya menjadi contoh dan bertanggung jawab terhadap anak buah serta memiliki integritas agar anak buah disiplin dalam bekerja.
Ketua DPC LSM Perkasa Kabupaten Bogor Supriadi menyampaikan kepada awak media, kami datang ke kantor UPT Jonggol untuk bertemu dengan Kepala UPT ingin menanyakan jalan yang rusak namun tidak kunjung di perbaiki sehingga terjadi nya mobil truk terguling, untungnya tidak ada korban jiwa.
Sebenarnya kami sudah sering kesini akan tetapi setiap kali ke kantor UPT tidak pernah bertemu dengan Kepala UPT bahkan ketika di hubungi lewat HP tidak pernah di respon.
Dengan tegas Ketua LSM Perkasa mengatakan, kami meminta kepada Bupati Bogor melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar Kepala UPT ini di tegur dan diberikan sangsi bila perlu di ganti oleh orang yang bertanggung jawab dalam hal pekerjaannya.
Bagaimana Bogor mau istimewa kalau Kepala UPT nya seperti ini, pantas saja masih banyak jalan yang rusak karena mereka (UPT) di nilai tidak bertanggung jawab dengan pekerjaannya, demikian ucap Supriadi.
Sampai berita ini ditayangkan Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah Jonggol tidak dapat di hubungi, kami awak media akan konfirmasi ke Bupati dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum.
Reporter : YJ






