oleh

MTS Yayasan Sirojul Fallah Desa Cicadas Diduga Jual Beli Buku LKS Dan Seragam Dikeluhkan Orang Tua Murid

Bogor.mediasaber.com. Sejumlah orang tua murid di MTS Yayasan Sirojul Fallah (YASIPA) yang berlokasi di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengeluhkan adanya praktik jual beli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dinilai memberatkan.

Para orang tua menyebutkan bahwa setiap siswa diwajibkan membeli buku LKS dengan harga sekitar Rp150 ribu setiap semester.
Menurut keterangan beberapa orang tua murid, praktik penjualan buku LKS tersebut sudah berlangsung cukup lama dan dianggap menjadi kewajiban bagi siswa. Hal ini membuat para orang tua merasa terbebani, terutama bagi mereka yang memiliki lebih dari satu anak yang bersekolah di yayasan tersebut.

Selain buku LKS, pihak yayasan juga disebut menjual seragam sekolah yang diwajibkan untuk dibeli oleh para orang tua murid melalui pihak sekolah. Para orang tua menilai kebijakan tersebut semakin menambah beban biaya pendidikan yang harus mereka tanggung
Kalau tidak membeli di sekolah, anak kami khawatir tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar seperti biasanya,” ujar salah satu orang tua murid yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Para orang tua berharap agar dinas pendidikan atau instansi terkait dapat turun tangan dan melakukan pemeriksaan terhadap kebijakan yang diterapkan oleh pihak yayasan tersebut Mereka meminta adanya kejelasan aturan terkait penjualan buku LKS dan kewajiban pembelian seragam melalui sekolah
Para orang tua murid juga meminta agar pihak berwenang bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku, sehingga tidak ada lagi praktik yang dianggap memberatkan orang tua murid.

Ketika awak media mendatangi sekolahan MTS yayasan Sirojul Fallah pada hari Kamis tanggal 05 / 03 / 2026 ingin menemui kepala sekolah dan bertanya salah satu guru katanya beliu sedang di luar dan kamipun labgsung pamit
Pada hari senin awak media datang lagi ke sekolahan MTS dan sebagai sosial kontrol kamipun bertanya lagi kepada guru dengan jawaban yang sama kepala sekolah nya sedang diluar, yang ada wakil kepala sekolah sama orang yayasan

Akhir nya kami pun mengkonfirmasi wakil kepala sekolah atas temuan terkait pungutan buku LKS dan Seragam yang di keluhkan oleh orang tua murid, menurut wakil kepala sekolah katanya tidak ada pungutan apapun di sekolahan ini, dan ketika awak media menghubungi kepala sekolah melalui Whatsap tidak di angkat melalui WA pun tidak dijawab.

Sehingga berita ini diturunkan atas dasar keluhan orang tua murid dan dari pihak MTS Yayasan Sirojul Fallah pun belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh para orang tua murid tersebut.( tutupnya

Reporter : YJ