Bogor.mediasaber.com. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) terus aktif melaksanakan pembangunan Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan sektor pertanian.
Program ini bertujuan menyediakan sumber air bagi lahan pertanian, khususnya pada musim kemarau, agar produktivitas sawah tetap terjaga.
Pembangunan Sumur JIAT merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Swasembada Pangan, dengan fokus pada pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi pertanian.
Salah satu Desa di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, yang menerima program tersebut adalah Desa Warungmenteng. Program ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para petani di Kampung Maseng, RT 03 RW 08.
Saat ditemui awak media pada Jumat (6/2/2025), salah seorang petani setempat mengungkapkan rasa bangganya terhadap pemerintah pusat melalui BBWSCC.
“Saya sebagai warga Maseng menyampaikan pada swaradesaku kami sebagai petani sangat bangga kepada Pemerintah Pusat melalui BBWSCC yang telah memberikan sumur bor untuk pertanian di wilayah kami. Lahan di sini memang kekurangan air, apalagi saat musim kemarau. Dengan adanya sumur JIAT ini kami sangat terbantu,” ujarnya.
Warga juga terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk tim lapangan yang mengawal pembangunan hingga selesai.
“Kami berharap program ini berjalan lancar dan berkelanjutan, karena di wilayah lain juga banyak petani yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Warung menteng, Agil Asmi Farisi, mengaku sangat mengapresiasi program tersebut. Ia menyebut bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan para petani.
“Kami dari Pemerintah Desa mengucapkan banyak terima kasih karena Desa Warungmenteng mendapat program dari BBWSCC pusat yang memang sangat dibutuhkan oleh para petani,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa desa tersebut menerima dua titik sumur bor, masing-masing berada di Kampung Maseng dan Kampung Malingping.
“Dengan adanya sumur JIAT ini semoga para petani tidak lagi kekurangan air untuk bercocok tanam dan bisa mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo,” lanjut Agil.
Agil berharap keberadaan sumur tersebut dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus perekonomian masyarakat.
“Saya berharap hasil pertanian meningkat dan ekonomi masyarakat semakin maju. Tolong dijaga dan dirawat sumur ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pesannya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, khususnya BBWSCC, serta berharap ke depan ada program pertanian lainnya untuk Desa Warung Menteng.
“Kami siap jika ada program lain dari BBWSCC karena sarana pertanian di wilayah Desa kami masih membutuhkan,” pungkasnya.
(Usep)












